Archive for November, 2007


Diet Golongan Darah

DIET golongan darah digagas Dr Peter J D’Adamo pada 1996, dan beberapa tahun terakhir kian populer. Metode ini menilai setiap golongan darah punya kebutuhan makanan berbeda. Intinya lectin (protein) dalam makanan memiliki reaksi berbeda pada setiap golongan darah.

Dokter spesialis detoksifikasi dari Healthy Choice Riani Susanto menjelaskan, orang dengan golongan darah O secara natural pemakan daging, tapi tidak bisa mencerna produk susu dengan baik. Golongan darah ini juga tidak masalah dengan karbohidrat. Sedangkan empunya golongan darah B cenderung bermusuhan dengan daging ayam, tapi bisa makan daging sapi dan kambing. Mereka juga tak masalah dengan produk susu, tapi harus mengurangi asupan karbohidrat.

Mereka yang bergolongan darah A punya kecenderungan lebih ke arah vegetarian dan 80% makanannya adalah sayur-sayuran. Sedangkan mereka yang bergolongan AB perbandingan antara daging dan sayurnya seimbang, “Fifty-fifty-lah sayur dan dagingnya. Pokoknya semua harus seimbang. Bukan berarti golongan darah O misalnya, harus makan daging terus dan melupakan buah dan sayur,” kata Riani saat ditemui Media Indonesia beberapa waktu lalu.

Setelah menguasai dan mengingat pantangan setiap golongan darah, Riani mengusulkan masuk pada pengembangan menu. Bukan sekadar bahan saja yang patut diperhatikan, melainkan juga cara mengolah makanan sampai penggunaan bumbu.

Mereka yang bergolongan darah A atau AB, sebaiknya menghindari makanan dengan bumbu merica hitam. Contoh lainnya, saat memasak sup tom yam, cuka dalam resep bisa diganti dengan cuka apel yang mengandung asam amino dan mampu menetralisasi kolesterol LDL.

Saat memasak laksa pun, Chef Dayu dari restoran Healthy Choice di Bellagio Boutique Mal, Jakarta, menyarankan untuk mengganti santan dengan susu kedelai organik.

Pemilihan bumbu, menurut Dayu, harus dilakukan dengan hati-hati. Meski banyak batasan, makanan seperti udon, tom yam, laksa, daging sirloin yang di-grill sampai dimasak dengan saus teriyaki bisa muncul. Pengunjung yang ingin menanyakan cara memasak makanan untuk diet golongan darah juga bisa mendapatkannya di restoran itu.

Metode menggoreng masih bisa ditoleransi dalam diet golongan darah. Tapi Riani menyarankan untuk menggunakan grapeseed oil sebagai minyak yang lebih sehat. Metode memanaskan dengan microwave atau memasak dengan panci teflon disarankan dikurangi bahkan dihindari. Pasalnya, microwave akan menghasilkan makanan lebih keras, hingga menyulitkan tubuh untuk mencerna makanan.

Penulis rangkaian buku Panduan Tepat Diet untuk Golongan Darah Budi Sutomo menambahkan, jika ingin mengikuti diet ini, yang harus lebih diperhatikan adalah pengolahan bahan masakan. “Pilihlah cara masak yang tidak terlalu lama. Tujuannya agar kandungan nutrisi tidak hilang,” sarannya.

Perhatikan kondisi

Apa pun jenis diet yang ingin diterapkan, sebaiknya Anda tetap memerhatikan kondisi tubuh dan kesehatan. Tampaknya ini yang ingin ditegaskan dokter spesialis gizi klinik, Cindiawaty Pudjiadi. Menurut dia, ilmu gizi lebih memusatkan upaya diet untuk memenuhi kebutuhan seimbang, termasuk karbohidrat, protein, dan vitamin. “Logikanya, jika kita mengasup gizi dalam variasi yang lengkap, pasti kebutuhan gizi akan terpenuhi dengan lengkap pula,” paparnya.

Jika seseorang merasakan efek yang baik, merasa segar dan bugar, bahkan bisa menurunkan berat badan dengan menerapkan diet berdasarkan golongan darah, Cindy, begitu dia biasa disapa, mengatakan tidak masalah. “Intinya Jangan sampai menuruti peraturan diet tanpa peduli bagaimana kondisi kesehatan tubuh sebenarnya,” kata Cindy yang praktik di Rumah Sakit Medistra, Jakarta ini.

Misalnya, seseorang yang bergolongan darah O ingin menerapkan diet berdasarkan golongan darah, tapi kebetulan kolesterolnya tinggi, sebaiknya dipertimbangkan kembali. Sebab, golongan darah O diperbolehkan mengonsumsi daging merah dalam jumlah besar, sementara kolesterol tinggi berarti harus membatasi asupan jenis makanan itu.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Cindy menyarankan agar sebelum mengikuti metode diet tertentu, sebaiknya berkonsultasi dulu pada dokter. Selain dapat mengetahui kondisi kesehatan, juga bisa dihitungkan jumlah asupan gizi dan jenis makanan yang diperbolehkan.

sumber : Media Indonesia

Kerajaan Lombok

Tantangan terberat dalam menulis sejarah suatu kerajaan adalah terbatasnya data atau informasi yang tersedia. Data berkenaan dengan Kerajaan Lombok juga sangat minim, hanya mampu untuk menunjukkan bahwa kerajaan ini benar-benar ada. Tapi, bagaimana informasi lebih lanjut, data sejarah belum bisa mengungkapkannya. Di antara sumber sejarah yang bisa digunakan adalah Babad Lombok.

Menurut Babad Lombok, kerajaan tertua di pulau Lombok bernama Kerajaan Laeq. Tapi, sumber lain, yaitu Babad Suwung menyatakan bahwa, kerajaan tertua adalah Kerajaan Suwung yang dibangun dan diperintah oleh Raja Betara Indera. Setelah Kerajaan Suwung ini surut, baru muncul Kerajaan Lombok. Mana yang benar, Laeq atau Suwung yang muncul lebih dulu? Semuanya masih dalam perdebatan.

Secara selintas, urutan berdirinya kerajaan-kerajaan di daerah ini bisa dirunut sebagai berikut, dengan catatan, ini bukan satu-satunya versi yang berkembang. Pada awalnya, kerajaan yang berdiri adalah Laeq. Diperkirakan, posisinya berada di kecamatan Sambalia, Lombok Timur. Dalam perkembangannya, kemudian terjadi migrasi, masyarakat Laeq berpindah dan membangun sebuah kerajaan baru, yaitu Kerajaan Pamatan, di Aikmel, desa Sembalun sekarang. Lokasi desa ini berdekatan dengan Gunung Rinjani. Suatu ketika, Gunung Rinjani meletus, menghancurkan desa dan kerajaan yang berada di sekitarnya. Para penduduk menyebar menyelamatkan diri ke wilayah aman. Perpindahantersebut menandai berakhirnya Kerajaan Pamatan.

Setelah Pamatan berakhir, muncullah Kerajaan Suwung yang didirikan oleh Batara Indera. Lokasi kerajaan ini terletak di daerah Perigi saat ini. Setelah Kerajaan Suwung berakhir, barulah kemudian muncul Kerajaan Lombok. Seiring perjalanan sejarah, Kerajaan Lombok kemudian mengalami kehancuran akibat serangan tentara Majapahit pada tahun 1357 M. Raden Maspahit, penguasa Kerajaan Lombok melarikan diri ke dalam hutan. Ketika tentara Majapahit kembali ke Jawa, Raden Maspahit keluar dari hutan dan mendirikan kerajaan baru dengan nama Batu Parang. Dalam perkembangannya, kerajaan ini kemudian lebih dikenal dengan nama Selaparang.

Berkaitan dengan Selaparang, kerajaan ini terbagi dalam dua periode: pertama, periode Hindu yang berlangsung dari abad ke-13 M, dan berakhir akibat ekspedisi Kerajaan Majapahit pada tahun 1357 M; dan kedua, periode Islam, berlangsung dari abad ke-16 M, dan berakhir pada abad ke-18 (1740 M), setelah ditaklukkan oleh pasukan gabungan Kerajaan Karang Asem, Bali dan Banjar Getas.

Uraian di atas setidaknya bisa menunjukkan bahwa, kerajaan-kerajaan tersebut benar-benar ada, pernah berdiri, berkembang kemudian runtuh. Bagaimana informasi selanjutnya, seperti kehidupan sosial budaya masyarakat awam dan keluarga istana saat itu? data sejarah yang ada belum banyak mengungkap fakta tersebut.

Menurut Lalu Djelenga, catatan sejarah yang lebih berarti mengenai kerajaan-kerajaan di Lombok dimulai dari masuknya ekspedisi Majapahit tahun 1343 M, di bawah pimpinan Mpu Nala. Ekspedisi Mpu Nala ini dikirim oleh Gajah Mada sebagai bagian dari usahanya untuk mempersatukan seluruh nusantara di bawah bendera Majapahit. Pada tahun 1352 M, Gajah Mada datang ke Lombok untuk melihat sendiri perkembangan daerah taklukannya.

Menurut Djelenga, ekspedisi Majapahit ini meninggalkan jejak Kerajaan Gelgel di Bali. Sedangkan di Lombok, berdiri empat kerajaan utama yang saling bersaudara, yaitu: Kerajaan Bayan di barat, Kerajaan Selaparang di Timur, Kerajaan Langko di tengah, dan Kerajaan Pejanggik di selatan. Selain keempat kerajaan tersebut, terdapat beberapa kerajaan kecil, seperti Parwa dan Sokong Samarkaton serta beberapa desa kecil, seperti Pujut, Tempit, Kedaro, Batu Dendeng, Kuripan, dan Kentawang. Seluruh kerajaan dan desa ini takluk di bawah Majapahit. Ketika Majapahit runtuh, kerajaan dan desa-desa ini kemudian menjadi wilayah yang merdeka.

Di antara kerajaan dan desa-desa di atas, yang paling terkemuka dan paling terkenal adalah Kerajaan Lombok yang berpusat di Labuhan Lombok. Pusat kerajaan ini terletak di Teluk Lombok yang strategis, sangat indah dengan sumber air tawar yang banyak. Posisi strategis dan banyaknya sumbe air menyebabkannya banyak dikunjungi pedagang dari berbagai negeri, seperti Palembang,Banten, Gresik, dan Sulawesi. Berkat perdagangan yang ramai, maka Kerajaan Lombok berkembang dengan cepat.

b. Islam di Lombok

Ketika Raja Lombok Prabu Mumbul meninggal dunia, ia digantikan oleh Prabu Rangkesari. Di masa pemerintahan Rangkesari ini, putera Sunan Ratu Giri yang bernama Pangeran Prapen datang ke Kerajaan Lombok untuk melakukan Islamisasi. Berdasarkan Babad Lombok, Islamisasi ini merupakan upaya Raden Paku(Sunan Ratu Giri) dari Gresik untuk menyebarkan Islam ke berbagai wilayah di Nusantara.

Pangeran Prapen melakukan Islamisasi di Lombok dengan kekuatan senjata. Setelah orang-orang Lombok masuk Islam, ia kemudian meneruskan upaya Islamisasi ke Bima dan Sumbawa. Sepeninggal Pangeran Prapen, masyarakat Lombok kembali ke agama asal, paganisme. Hal ini disebabkan kaum perempuan Lombok banyak yang belum memeluk Islam, sehingga berhasil mempengaruhi keluarganya agar kembali ke agama asal.

Setelah berhasil mendapatkan kemenangan di Sumbawa dan Bima, Pangeran Prapen kembali ke Lombok. Dengan bantuan Raden Sumuliya dan Raden Salut, Pangeran Prapen kemudian menyusun gerakan dakwah baru untuk mengislamkan Lombok dan berhasil mencapai kesuksesan. Seluruh pulau Lombok berhasil diislamkan, kecuali di beberapa tempat. Masyarakat yang menolak masuk Islam kemudian menyingkir ke gunung-gunung, atau menjadi orang taklukan.

Selain Islamisasi, peristiwa besar lainnya yang terjadi di masa pemerintahan Prabu Rangkesari adalah pemindahan ibukota kerajaan, dari Labuhan ke desa Selaparang. Pemindahan ibukota ini merupakan inisiatif Patih Banda Yuda dan Patih Singa Yuda, dengan alasan, letak desa Selaparang lebih strategis dan aman dibanding Labuhan. Dengan berpindahnya Kerajaan Lombok ke Selaparang, maka, kemudian kerajaan ini juga dikenal dengan nama Kerajaan Selaparang.

Dalam uraian sebelumnya dikemukakan bahwa, Kerajaan Selaparang terbagi dua periode yaitu (1) periode Hindu dan, (2) periode Islam. Tampaknya, yang dimaksud dengan periode kedua Kerajaan Selaparang (periode Islam) adalah Kerajaan Lombok yang memindahkan ibukota ke Selaparang, sehingga disebut Kerajaan Selaparang.

Kerajaan Lombok atau Selaparang ini terus berkembang, sehingga Kerajaan Gelgel di Bali merasa mendapat saingan. Karena itu, Gelgel yang merasa sebagai pewaris kebesaran Majapahit kemudian menyerang Lombok (Selaparang) pada tahun 1520 M. Namun, serangan ini berhasil digagalkan oleh Selaparang. Dalam perkembangannya, Kerajaan Gelgel sendiri kemudian juga mengalami kemunduran.

c. Kedatangan Penjajah Belanda

Belanda telah datang dan berhasil menundukkan banyak kerajaan di nusantara. Watak imperialisme Belanda yang ingin menguasai seluruh jalur perdagangan di nusantara telah menimbulkan kemarahan Kerajaan Gowa di Sulawesi. Jalur perdagangan di utara telah dikuasai oleh Belanda. Untuk mencegah jatuhnya jalur selatan, kemudian Gowa berinisiatif menutup jalur selatan dengan menguasai Pulau Sumbawa dan Selaparang. Kedatangan penjajah Eropa juga membawa misi kristenisasi, karena itu, Gowa kemudian menaklukkan Flores Barat dan mendirikan Kerajaan Manggarai untuk mencegah kristenisasi tersebut.

Ekspansi Gowa menimbulkan kekhawatiran Gelgel. Untuk mencegah agar Gelgel tidak dimanfaatkan Belanda, maka Gowa kemudian mengadakan perjanjian dengan Gelgel tahun 1624 M, yang disebut Perjanjian Sagining. Dalam perjanjian diatur, Gelgel tidak akan mengadakan perjanjian kerjasama dengan Belanda, sementara Gowa akan melepaskan kekuasaannya atas Selaparang. Perjanjian ini tidak berlangsung lama, karena masing-masing pihak melanggar isi perjanjian tersebut.

Untuk mengimbangi Gelgel yang bekerjasama dengan Belanda, kemudian Gowa bekerjasama dengan Mataram di Jawa. Selanjutnya, dalam usaha untuk memperebutkan hegemoni, akhirnya pecah peperangan antara Gowa dan Belanda di Lombok. Dalam perang tersebut, Gowa mengalami kekalahan, hingga terpaksa menandatangani perjanjian dengan Belanda di Bungaya. Bungaya merupakan sebuah tempat yang terletak dekat pusat Kerajaan Gelgel di Klungkung, Bali, dan merupakan simbol dari dekatnya hubungan antara Gelgel dengan Belanda.

Konsekwensi kekalahan Gowa dari Belanda adalah, Gowa harus melepaskan seluruh daerah kekuasaannya di Lombok, Sumbawa dan Bima. Memanfaatkan kekosongan Gowa tersebut, Gelgel kembali mencoba menaklukkan Selaparang, namun selalu menemui kegagalan.

Walaupun Selaparang telah berhasil mengalahkan Gelgel, namun, wilayah kerajaan ini belum sepenuhnya aman dari ancaman eksternal. Dalam perkembangannya, kemudian berdiri dua kerajaan baru pada tahun 1622 M, yaitu Kerajaan Pagutan dan Pagesangan. Untuk mengantisipasi ancaman, kemudian Selaparang menempatkan sepasukan kecil tentara untuk menjaga perbatasan di bawah pimpinan Patinglaga Deneq Wirabangsa.

Ternyata, kehancuran Selaparang bukan karena serangan dua kerajaan kecil ini, tapi akibat serangan ekspedisi tentara Kerajaan Karang Asem tahun 1672 M. Pusat Kerajaan Selaparang rata dengan tanah, sementara keluarga kerajaan semuanya terbunuh. Sejak saat itu, Kerajaan Karang Asem menjadi penguasa tunggal di Lombok.

2. Silsilah

(Dalam proses pengumpulan data)

3. Periode Pemerintahan

(Dalam proses pengumpulan data)

4. Wilayah Kekuasaan

Wilayah kekuasaan kerajaan ini tidak terlalu luas. Pulau Lombok yang tidak terlalu besar, harus ia bagi dengan kerajaan lain yang muncul di kawasan itu.

5. Struktur Pemerintahan

(Dalam proses pengumpulan data)

6. Kehidupan Sosial Budaya

Di masa Prabu Rangkesari, Lombok (Selaparang) mencapai masa kejayaannya. Saat itu, kehidupan budaya berkembang pesat. Para cerdik pandai dari Selaparang menguasai dengan baik bahasa Kawi, bahasa yang berkembang di nusantara ketika itu. Berkat kemajuan dalam dunia sastra tersebut, akhirnya, para cendekiawan Selaparang berhasil menciptakan aksara baru, yaitu aksara Sasak yang disebut Jejawen.

Dengan bekal pengetahuan bahasa Kawi, Sasak dan aksara Sasak, para sastrawan Selaparang banyak mengarang, menggubah, mengadaptasi, atau menyalin sastra Jawa kuno ke dalam lontar-lontar Sasak. Di antara lontar-lontar tersebut adalah Kotamgama, Lapel Adam, Menak Berji dan Rengganis. Selain itu, para pujangga juga banyak menyalin dan mengadaptasi ajaran sufi parawalisongo. Salinan dan adaptasi tersebut tampak dalam lontar-lontar yang berjudul Jatiswara, Lontar Nursada dan Lontar Nurcahya. Bahkan hikayat-hikayat Melayu pun banyak yang disalin dan diadaptasi, seperti Lontar Yusuf, Hikayat Amir Hamzah dan Hikayat Sidik Anak Yatim.

Kajian yang lebih mendalam terhadap lontar-lontar tersebut akan mampu mengungkap kondisi sosial, budaya dan politik masyarakat Lombok pada saat itu. Dalam bidang sosial politik misalnya, Lontar Kotamgama menggariskan sifat dan sikap seorang pemimpin, yakni Danta, Danti, Kusuma, dan Warsa. Danta berarti gading gajah, artinya, apabila dikeluarkan, tidak mungkin dimasukkan lagi; Danti berarti ludah, artinya, apabila sudah dilontarkan ke tanah, tidak mungkin dijilat lagi; Kusuma berarti kembang, artinya, bunga yang sama tidak mungkin mekar dua kali; Warsa artinya hujan, artinya, apabila telah jatuh ke bumi, tidak mungkin naik kembali menjadi awan. Itulah sebabnya, seorang raja atau pemimpin hendaknya berhati-hati dalam setiap tindakan, agar tidak melakukan banyak kesalahan.

Demikianlah, Kerajaan Selaparang muncul, berkembang kemudian runtuh. Walaupun demikian, sisa-sisa peradaban tulis yang ditinggalkannya menunjukkan bahwa, kehidupan budaya di negeri ini cukup semarak dan berkembang.

Mau awet muda? ini caranya.

Setelah tahu hormon-hormon apa yang penting bagi tubuh agar awet muda, kini perhatikan makanan Anda. Tahukah Anda bahwa susu, gula, kopi sangat berbahaya? Coba manfaatkan lemak. Lho

Makanan Sehat untuk Hormon

Beberapa ilmuan percaya bahwa tingkat hormon bisa dipulihkan dengan mengkomsi makan yang tepat dan mengurangi jenis makanan tertentu. Hal ini bukan hanya memperlambah proses penuaan tapi juga mengurangi berat dan dengan tepat.
1. Konsumsi buah sayuran. Ini bisa membuat hormon aktif thiroid bertambah. Gunakan takaran yang benar.
2. Protein. Makanan dengan protein tinggi bisa meningkatkan tingkat insulin pertumbuhan juga hormon adrenalin seperti DHEA, menetralkan efek kortisol yang tak penting dalam tubuh, menurunkan tingkat insulin yang tinggi juga membantu menyeimbangkan hormon dalam tubuh.

3. Lemak. Dalam tingkat normal, lemak meningkatkan fungsi semua hormon seks dan juga HGH. Dalam jumlah eksklusif, lemak juga bisa menurunkan HGH dan hormon thiroid.
4. Air.


Hindari Makan:
1. Biji-bijian dan sereal. Coba biji-bijian berkecambah dan kurangi jenis bijian yang tak berkecambah. Setiap waktu insulin bisa bertambah karena makanan ini sementara hormon DHEA, HGH, testosteron, estradiol dan glukosa menurun. Bijian juga membuat hormon steroid terjepit dan hormon ini akan mengalir dalam darah.
2. Produk bersusu. Tubuh manusia sulit untuk menyerap protein dari susu. Keju juga jenis makanan yang zatnya sulit digali. Susu yang berlebih bisa mengurangi tingkat hormon thiroid.
3. Gula. Kebanyakan orang sudah tahu tentang ini tapi mengacuhkannya. Faktanya gula tak baik untuk Anda. Gula tak pernah menambah energi, gula hanya akan membuat Anda merasa lelah. Madu sebenarnya lebih baik tapi tetap punya efek yang sama terhadap insulin tubuh Anda. Anda bisa memakan buah yang main untuk menggantikan gula untuk energi.
4. Kopi. Kopi bisa membuat tubuh dehidrasi, mengurangi melatonin di malam hati dan meningkatkan serum kortisol.
5. Alkohol. Bisa meningkatkan estrogen pada pria. Efeknya bisa menambah ukuran payudara dan perut buncit pada pria. Mengkonsumsi alkohol berlebihan meningkatkan ukuran prostat dan membuat prostat mengeras.
Sederhananya, tingkatkan HGH Anda secara natural dengan mengkonsumsi lebih banyak kalori yang berasal dari buah, sayur, telur, daging, ayam atau bebek dan terutama ikan. Konsumsi L-arginin dan L-glutamin suplemen yang berguna untuk menjaga asam amino dan membangun protein.
Makanlah makanan organik, hindari alkohol, cuka dan minuman berkafein. Berhenti menggunakan tembakau, ganja juga obat-obatan terlarang lainnya. Selamat hidup sehat!(detik hot)

Awali Sehat dari Keseharian

Hidup sehat tak hanya rajin berolahraga dan makan makanan bergizi saja. Ramah lingkungan juga jadi cara ampuh untuk hidup sehat. Di bagian 1 ini kita mulai dari kamar mandi yuks.

Pernahkah Anda mendengar kata global warming alias pemanasan global. Pembakaran batu bara, minyak bumi dan gas alam yang menghasilkan karbondioksida dan gas lain adalah penyebab utama pemanasan global. Dampaknya, cuaca akan semakin tidak dapat ditebak dan semakin ekstrim, naiknya permukaan air laut dan sebagian spesies hewan atau tumbuhan akan musnah.

Jelas manusia masuk daftar korban selanjutnya, padahal manusia dianggap pihak yang paling bertanggung jawab atas kondisi ini. Ironis, kita akan menjadi korban kejahatan yang kita sendiri. Kebanyakan orang mengaku peduli global warming, tapi apakah Anda sudah melakukan upaya untuk membantu mencegah terjadinya pemanasan global?

Tak perlu berpikir keras, upaya yang bisa Anda lakukan ada di sekeliling kok. Kali ini kita mulai dari kamar mandi dan masyarakat.

Ramah Lingkungan di Kamar Mandi
- Cucilah sayuran dan daging secara terpisah dalam wadah yang sudah terisi air sebanyak kurang lebih 4 liter air. Anda akan memerlukan 15 kali lebih banyak bila melakukannya di bawah air mengalir.
- Bila Anda menyikat gigi, maka air yang diperlukan hanyalah untuk membasahi dan membilas sikat gigi serta untuk berkumur. Jadi jangan biarkan air mengalir sementara Anda menyikat gigi. Dengan demikian Anda telah menghemat berliter-liter air.
- Gunakan lap dan seember air bila mencuci mobil, jangan menggunakan air mengalir dari selang.
- Bila Anda mempunyai mesin cuci, maka mencucilah dengan jumlah yang memenuhi kapasitas maksimal dari mesin cuci itu. Ini akan membuat Anda menghemat air dan energi listrik.
- Anda bisa menggunakan air bekas yang mengalir dari mesin cuci untuk mengepel lantai.
- Bila mungkin mandilah dengan menggunakan shower yang disetel dengan daya pancur sedang, ketimbang dengan gayung, Anda bisa menghemat air hingga sepertiganya.

Ramah Lingkungan di Masyarakat
- Ajaklah keluarga, teman dan kerabat untuk melakukan kegiatan penghijauan. Menanam pohon, merawatnya, mengamati perkembangannya tiap hari dan menikmati hasilnya. Bisa jadi berupa hasil buah-buahan, estetika atau kesejukannya. Keindahan ini akan membuat kita mencintai tumbuh-tumbuhan, sebagai suatu benih kepedulian lingkungan.
- Hormatilah lingkungan alami. Kagumi keindahan alam dan sekitarnya. Jangan petik bunga di kawasan yang dilindungi atau mengambil tanaman langka untuk ditanam di rumah.
- Apresiasilah suara-suara alam. Bila mengunjungi suatu kawasan perlindungan burung, kebun binatang atau taman safari, jangan ganggu aktivitas satwa dengan keributan suara berisik atau bunyi radio atau tape recorder Anda.
- Gerakan lingkungan banyak sekali mengalami kemajuan karena adanya “suara” dari masyarakat. Untuk itu tulislah surat ke DPR atau ke surat kabar mengenai isu lingkungan yang menjadi ketertarikan Anda.
- Anda dapat mendukung ke arah perubahan yang lebih baik melalui “suara” dan “himbauan” Anda, baik kepada sesama teman maupun pihak yang berwenang.
- Buat kampanye mengenai sistem transportasi yang lebih baik serta ketersediaan fasilitas daur ulang untuk membantu menanggulangi sebagian dari masalah lingkungan. Jika perlu jadilah anggota organisasi lingkungan.
- Himbaulah rekan atau kerabat tentang “Penggunaan lebih sedikit produk-produk sekali pakai” dan masyarakatkan “pemakaian berulang kali (reuse)”, karena sumber daya alam kita sangat terbatas dan sangat berharga.
Tak sulit bukan memulai hidup sehat di lingkungan paling dekat kita? Tapi akan lebih baik jika hidup sehat juga Anda tularkan di lingkungan kerja hingga ke tempat belanja. Ini dia!

Mau terus jadi korban dampak pemanasan global alias global warming? Tentu tidak bukan. Kita bisa berbuat banyak hal untuk mengurangi pemanasan global, many ways to be green. Sebab satu hal kecil bisa berdampak di bagian dunia yang lain, masih ingat cerita film Babel? Coba langkah 3 R, reduce-reuse-recycle.

Ramah Lingkungan di Tempat Belanja
- Cari produk yang dikemas dengan bahan yang bisa didaur ulang, tidak dengan kemasan plastik. Jangan membeli barang yang dibungkus secara berlebihan.
- Cari produk dengan kemasan yang bisa digunakan kembali (reuse), atau produk yang menyediakan refill alias isi ulang.
- Carilah produk yang bisa didaur ulang (recycle) atau yang bisa terurai (biodegradable).
- Belilah produk yang terbuat dari kertas aluminium (aluminium foil) daur ulang serta bahan yang bisa digunakan kembali.
- Pilihlah produk yang tidak mengandung bahan pemutih atau pewarna yang berbahaya.
- Hindari pembelian barang yang dikemas dengan styrofoam atau bahan busa fleksibel lainnya.
- Bawa pulang barang yang Anda beli dalam kantong atau tas kertas, jangan tas plastik. Akan lebih baik lagi bila Anda membawa sendiri tas kain.
- Belilah produk minyak wangi yang menggunakan semprotan pump action spray untuk menghindari pemakaian aorosol, karena aerosol merupakan salah satu sebab utama penipisan lapisan ozon.
- Belilah sapu tangan atau lap kain, jangan beli kertas tisu.
- Belilah dalam jumlah borongan, yang berarti sekaligus menghemat bahan pengemas dan menghemat uang karena biasanya dengan borongan harganya bisa lebih murah.
- Berilah produk-produk yang tahan lama. Hindari produk yang dirancang untuk jangka pendek, seperti produk-produk sekali pakai. Hal ini dapat ikut mengurangi jumlah sampah perkotaan.

Ramah Lingkungan di Tempat Kerja
- Buatlah tempat khusus untuk menaruh sampah dari bahan-bahan kertas. Sampah kertas seperti koran, kertas-kertas bekas dan kardus bisa dijual ke tukang loak atau didaur ulang sendiri.
- Kumpulkanlah kertas-kertas setengah pakai, yaitu kertas bekas yang baru terpakai pada salah satu sisi. Gunakanlah sebagai catatan atau memo pencatat pesan telepon.
- Pertimbangkanlah untuk mulai menggunakan kertas daur ulang untuk kebutuhan tulis-menulis atau administrasi kantor . Ini mengurangi penggundulan hutan (Ingat! Kayu adalah bahan baku pembuatan kertas).
- Gunakan kembali amplop bekas untuk mengirim surat-surat internal kantor.
- Pilihkan AC yang hemat energi yang kapasitasnya sesuai dengan kebutuhan tempat kerja. Atur suhu sampai 24 derajat celcius dan pastikan bahwa semua pintu dan jendela tertutup rapat. Matikan AC bila ruangan sedang tidak dipakai.
- Gunakan lampu dengan kapasitas tepat di tempat yang tepat. Tidak semua tempat di kantor memerlukan lampu yang terang. Matikan lampu bila sedang tidak diperlukan, misalnya selama jam makan siang.
- Seperti halnya di rumah, matikan kran air sesegera mungkin, dan pastikan tidak ada rembesan air. Ini akan sangat membantu mengurangi pemborosan air.

Ayo sebarluaskan pesan lingkungan di antara teman dan kerabat Anda dan mulailah hidup sehat.

Menyusui tidak kendurkan payudara

Ada anggapan bahwa menyusui menyebabkan payudara menjadi kendur. Namun, penelitian yang dilakukan tim asal Amerika Serikat membuktikan anggapan tersebut tidak benar. Justru kebiasaan merokok mempercepat payudara menjadi kendur.
Penelitian tersebut dipimpin ahli bedah plastik dari Unviersitas Kentucky, Brian Rinker. Mereka menliti 132 perempuan yang menjalani bedah plastik antara 1998 hingga 2006. Mereka mengevaluasi catatan medis, inek massa tubuh (BMI), ukuran payudara pasca kehamilan, dan kebiasaan merokok.
Hasilnya, tidak ada perbedaan ukuran payudara dari mereka yang menyusui dengan tidak. Namun, mereka menemukan kendurnya payudara karena faktor usia, kebiasaan mereokok dan jumlah kehamilan.
Menurut Rinker, merokok akan mengendurkan payudara karena merokok akan menghancurkan protein kulit yang disebut elastin. Elastin ini berfungsi untuk mempertahankan elastis kulit dan kekencangan payudara (Media Indonesia)