Archive for October, 2007


Pria Bersuara Berat, Tokcer Hasilkan Bayi

Mendengar suara pria nan berat dan dalam, hmmm… biasanya kaum Hawa bak tersihir langsung kelepek-kelepek. Berkat suara berat itulah si pria, tokcer menghasilkan banyak keturunan. Ehemm…

Studi yang dilakukan Universitas Harvard di Massachusetts, Universitas McMaster di Kanada dan Universitas Florida ini menemukan ada hubungan antara suara pria dengan jumlah anak yang lahir dari benih mereka.

“Pria dengan suara berat memiliki lebih banyak anak ketimbang pria bersuara ringan,” kata Coren Apicella, lulusan fakultas antropologi Universitas Harvard kepada AFP, Rabu (26/9/2007).

Pria bersuara berat disebutkan lebih sukses menarik hati banyak kaum hawa, sehingga para pria tersebut bisa lebih punya banyak keturunan.

“Pria bersuara berat rata-rata memiliki 10 anak, sedangkan pria bersuara nyaring rata-rata memiliki 3 anak,” tutur Apicella.

Studi dilakukan selama 6 bulan di Tanzania dengan mempelajari kehidupan Hadza, kaum nomadis yang juga kelompok berburu.

Para pria direkam suaranya ketika mengucapkan “Hujambo” yang berarti “Halo”. Mereka kemudian ditanya berapa jumlah anaknya. Rekaman itu kemudian dianalisa frekuensinya. Saat diperdengarkan, para wanita lebih memilih pria bersuara berat.

Jika pria bersuara berat lebih laris di kalangan wanita, studi sebelumnya menyebutkan hal sebaliknya. Pria lebih memilih wanita bersuara nyaring.

Hati-hati Tubuh Anda Bereaksi Aneh

Benarkah kegiatan bercinta kerap membuat kita lapar? Padahal sebelum bercinta mungkin Anda merasa kekenyangan. Ada beberapa hal aneh terjadi dalam tubuh kita. Ini dia!

Seringkali tubuh kita bereaksi aneh, seperti saat kita mau menghadapi ujian atau wawancara pekerjaan, seringkali tubuh kita berkeringat dingin atau perut kita terasa melilit. Sebenarnya apa sih sebabnya, dan mengapa tubuh kita beraksi seperti itu?

Bercinta Membuat Lapar

setelah selesai bercinta, timbul rasa lapar yang teramat sangat, membuat Anda tak henti-hentinya menengok kulkas? Pada saat bercinta, otot-otot tubuh yang bekerja cukup banyak, energi yang terbuang pun banyak, saat itu kadar gula dalam tubuh pun akan menurun, oleh karena itu tubuh akan merasa lapar.

Mengapa Rasa Gugup Muncul?

Pernah merasakan perut seperti dikocok-kocok ketika bos Anda menanyakan soal kerjaan yang belum terselesaikan? Atau orang yang Anda incar tiba-tiba ada di depan Anda? Reaksi tubuh itu biasa kita bilang gugup atau nervous. Pada saat gugup, otot perut kita otomatis berkontraksi sehingga menimbulkan perasaan seakan-akan perut kita tertarik.

Sering Menguap Saat Olahraga?

Pada saat berolahraga, biasanya tubuh menjadi kekurangan oksigen. Untuk mengatasinya, tubuh memaksa kita untuk menarik nafas dengan dalam, sehingga oksigen kembali terkumpul, biasanya reaksi tubuh saat itu adalah menguap.

Mengapa Telinga Berdengung?

Kondisi ini disebut tinnitus, biasanya disebabkan karena aktivitas telinga yang penuh, dan tidak henti-hentinya mendengar suar bising, Sehingga telinga bereaksi seperti itu, untuk memberi sinyal bahwa dia sudah letih. Sekali-kali istirahatkanlah telinga Anda dari suara-suara yang bising.

Sumber : Health24

Puasa Pacu Sperma Makin Produktif

Siapa bilang puasa bikin kualitas sperma menurun? Justru sebaliknya, menurut ahli, pada saat puasa kualitas sperma secara umum semakin bagus dan tentu saja jadi produktif.

Ahli seks RSU dr Soetomo Surabaya, dr Susanto Suyaatmadja SpAnD(K) mengatakan, puasa tidak berdampak negatif terhadap kualitas sperma. “Justru manfaat puasa terhadap kesehatan tubuh bagi pria yang sehat justru lebih bagus bahkan tidak mengurangi terjadinya konsepsi hubungan suami istri,”

Susanto mengatakan, saat berpuasa justru banyak manfaat kesehatan yang bisa didapatkan. Puasa dapat meningkatkan fungsi organ reproduksi, menyeimbangkan kadar asam dan basa dalam tubuh serta meningkatkan fungsi organ tubuh.

Selain itu, puasa juga memberikan kesempatan bagi alat pencernaan untuk beristirahat, membebaskan tubuh dari racun, kotoran dan ampas yang bisa merusak kesehatan. “Dengan puasa mampu memblokir makanan untuk bakteri, virus, dan sel kanker sehingga kuman-kuman tersebut tidak bisa bertahan hidup,” jelasnya.

Menurut Susanto hal terpenting yang harus dilakukan pasangan suami istri saat puasa yaitu menjaga kebugaran. Konsumsi makanan dengan gizi seimbang serta memperbanyak minum air putih.

Aturlah waktu istirahat. Usahakan tidur beberapa menit pada siang hari, saat tubuh merasakan kantuk yang berat. Hal itu dapat membantu memulihkan kesegaran tubuh dan melancarkan proses berpikir.

“Justru hindari duduk diam atau tidur dalam jangka waktu yang lama, malas-malasan. Sebab, hal itu justru membuat tubuh semakin lemas dan loyo,” tambahnya.

sumber : detik.com

Stres Juga Bermanfaat Lho!

Ribuan info tersebar mengenai dampak negatif stres. Tapi tahukah Anda ternyata stres juga punya banyak manfaat lho. Ini dia!

Stres seringkali berakibat negatif. Kehilangan rasa senang dan bahagia, kehilangan semangat dan kreativitas adalah salah satu dampak dari stres. Stres juga dapat mempengaruhi persaan kita perasaan kita, mood jadi jelek dan depresi.

Ketika seseorang menjadi depresi, secara otomatis ia akan menarik diri dari lingkungan sosialnya. Maka stres juga mempengaruhi hubungan sosial seseorang.

Di bidang kesehatan, stres dapat menyerang sistem pertahanan tubuh. Tubuh menjadi lemah dan mudah  terserang penyakit. Tapi apabila kita coba melihat dari sisi yang berbeda, ternyata stres juga memiliki dampak yang baik.

Misalnya, stres dapat menaikkan kreativitas Anda. Pada saat stres, biasanya ide-ide yang tidak terpikir  dalam kondisi stabil akan  bermunculan. Stres juga membuat produktivitas kita bertambah, kerja dalam tekanan, seperti deadline misalnya, akan “memaksa” produktivitas kita jadi tinggi.

Dalam segi kesehatan, stres yang positif bahkan bisa membuat sistem kekebalan tubuh bertambah dan berfungsi optimal. Sehingga ketika Anda dikelilingi orang-orang yang sakit, penyakit tersebut tidak akan menular.

Namun stres akan menjadi negatif, ketika Anda menyikapinya dengan hal yang negatif. Ketika Anda  menyikapinya dengan hal yang positif, mengatur stres secara seimbang dan benar, maka efek yang  ditimbulkan pun akan baik. Saat tanda-tanda stres negatif datang, maka sebaiknya turuti kemauan tubuh  Anda, untuk beristirahat dan menenangkan pikiran sejenak.

sumber : detik.com

Awet Muda? Kendalikan Hormon, Bag 1

Ada beberapa hormon yang dipercaya punya hubungan erat dengan proses penuaan. Pengendalian hormon yang baik bisa membuat proses itu melambat dan menyebabkan awet muda.

International Congress of Neuroendocrinology di Pittburgg dan Paris Anti-Obesity Therapies Congress telah mendiskusikan hal ini. Ada beberapa hormon spesifik menuju awet muda:

1. DHEA (dehidroepiandrosteron)
Hormon ini diproduksi oleh kelenjar adrenalin. Hormon ini adalah hormon yang paling melimpah dalam tubuh. Hormon ini berfungsi untuk mencegah efek penuaan dini seperti melindungi dari Alzheimer, penyakit jantung, kanker payudara dan ovarium juga osteoporosis. Semakin tinggi tingkat DHEA dalam tubuh, maka makin padat tulang.

2. Melatonin
Hormon ini diproduksi oleh kelenjar pineal, yang terletak di otak. Hormon ini bisa membantu seseorang untuk tidur. Tidur, tentu saja menghasilan hormon anti penuaan yaitu HGH alias human growth hormon. Hormon ini juga bisa membuat efek anti kanker. Sebuah studi menemukan, wanita dengan penyakit kanker payudara diketahui punya tingkat melatonin yang rendah. Melatonin juga berpotensial menjadi antioksidan yang bisa membantu mengurangi depresi. Penelitian di Italia menunjukkan hasil suplemen melantonin pada tikus memperpanjang hidupnya 25 persen.

3. Hormon thiroid
Hormon ini selalu terlibat saat tubuh berproses melakukan apapun. Ketika hormon ini berkurang biasanya gejala yang terjadi adalah tangan dan kaki jadi dingin, sulit menurunkan berat badan, ingatan terganggu, kebingungan mental, sulit berkonsentrasi, rambut rontok, kulit kering, kuku rapuh dan kekurangan energi serta gairah seks.

4. HGH (human growth hormon)
Menurut para ahli hormon ini dihasilkan oleh kelenjar di bawah otak sebagai hormon yang paling berpotensi membuat awet muda. Hormon ini dapat mengurangi berat badan berlebih, meningkatkan otot, meningkatkan kekuatan tulang, meningkatkan energi, mempertinggi performa seks, memperbaiki kerusakan pada penderita penyakit jantung, memperbaiki kapasitas pernafasan, memperbaiki aliran darah dan kulit yang kapalan.

5. Hormon lain
Hormon seks progesteron, estrogen dan testosteron juga berkhasiat membuat awet muda. Kekurangan progesteron bisa membuat kecemasan, susah tidur, susah beristirahat, panik, gelisah, kekurangan cairan dan payudara membengkak. Kekurangan estrogen dapat membuat rambut rontok, kerutan di daerah bibir, payudara turun, muka berbulu, mata kering, depresi dan cepat lelah. Sementara kekurangan testoreton dapat membuat kerutan di wajah, kehilangan otot tubuh, pinggang menggendut, kelelahan yang kronis, penurunan libido, disfungsi ereksi dan kesulitan mencapai orgasme ini bisa terjadi pada pria juga wanita.

Nah, ini baru bagian 1 saja. Di bagian 2, cari tahu apa yang harus Anda lakukan untuk menjaga hormon-hormon di atas.

sumber : detikhot.com